Sunday, March 15, 2015

SmartWear Sony Terbaru Ramaikan CES 2015

Sony Mobile Communications (Sony Mobile), turut meramaikan ajang international Consumer Electronics Show (CES) 2015 di Las Vegas, dengan memperkenalkan rangkaianSmartWear 3 edisi Stainless Steel.

SmartWear ini merupakan perangkat hasil kolaborasi Lifelog terbaru dan konsep wearable. Dari prototipe yang dihadirkan, perangkat ini kedap air dengan multi-sensor dari Sony Corporation, yang dirancang untuk mengoptimalkan kinerja dan menyediakan info area berlari secara real-time.
SmartWear Sony Terbaru Ramaikan CES 2015
“Pendekatan kami terhadap teknologi wearable, didasarkan membangun variasi untuk pengalaman pengguna. Kami menyediakan pilihan lewat produk yang indah nan fungsional,” ujar Senior Vice President, Head of UX Creative Design & Planning di Sony Mobile Communications, Kaz Tajima.

Dia menambahkan, Sony terus berinovasi di wearable, hingga kemitraan SmartWear terbaru.

"Ekspansi Lifelog baik dalam hal API terbuka dan visi kami untuk konsep wearable baru, sehingga mitra kreatif kami mengintegrasikan aplikasi dan layanan mereka ke dalam platform. Dari sana kemudian memberikan akses pengguna menuju ekosistem perangkat wearable terkaya dan paling bervariasi," terang Tajima seperti keterangan tertulis kepada Sindonews, Selasa (6/1/2015).

Perusahaan akan meluncurkan edisi stainless steel terbaru dari SmartWatch 3 secara global mulai bulan depan Februari 2015. SmartWatch 3 yang berbalut stainless steel indah, memadukan desain kontemporer dengan estetika abadi untuk tampilan dan rasa premium.

Perangkat ini menampilkan layar TFT LCD Transflektif 1,6 inci (320x320), untuk visibilitas di bawah terik matahari dan tentunya terlindung dari air, bersertifikasi IP68 yang dapat mengisi daya via port microUSB standar.

SmartWatch 3 merupakan sebuah aksesori fungsionalitas yang dilengkapi dengan pemutar musik, teknologi sensor cerdas dan sensor GPS bawaan yang unik.

Sebelumnya, pada CES tahun lalu, Sony pertama kalinya telah memamerkan SmartBand SWR10. Sebuah wearable 24/7 yang sepenuhnya kedap air1 (bersertifikasi IP58) walaupun memiliki port microUSB yang terbuka.

Tuesday, March 10, 2015

Duo Perangkat Olahraga Canggih Sony Debut di CES 2015

Sony menghadirkan dua perangkat prototipe terbaru, diperuntukan pengguna yang gemar berolahraga dihadirkan untuk pertama kalinya di ajang pameran international Consumer Electronics Show (CES) 2015 di Las Vegas.
Duo Perangkat Olahraga Canggih Sony Debut di CES 2015

Dilansir dari Cnet, Selasa (6/1/2015), SmartEyeglass Attach dan Smart B-Trainer merupakan kacamata dan headset, berfungsi sebagai hiburan sekaligus kebugaran. Sebuah modul layar lensa tunggal dipasangkan pada kaca mata reguler, sehingga memungkinkan pengembang menciptakan aplikasi olah raga sendiri.

Prototipe Sony SmartEyeglass, sedang dikembangkan dengan aplikasi baru dan dengan versi satu lensa. SmartEyeglass menyajikan konsep satu lensa snap-on yang dimaksudkan untuk glom ke kacamata, untuk olahraga.

Sedangkan, untuk prototipe Smart B-Trainer merupakan sebuah headset olahraga tahan air dipenuhi dengan sensor kebugaran, dirancang untuk pelari. Prototipe ini memiliki fitur memori tertanam dan akan menyediakan suara pelatihan.

Selain itu, disematkan pula pemutar musik yang dianggap cocok untuk menemani seorang pelari selama berlatih. Prototipe ini menggunakan konsep memutar musik melalui penyimpananonboard, memberikan pelatihan suara sementara secara otomatis menunjukkan soundtrack yang tepat selama latihan.

Thursday, March 5, 2015

LG Flex2 Lebih Kecil dan Lebih Melengkung

Setelah hanya sebatas rumor, kali ini LG telah resmis mengenalkan smartphone G Flex 2. Pabrikan asal Korea Selatan ini mengeluarkan desain lebih melengkung dan inovatif dari generasi sebelumnya.
LG Flex2 Lebih Kecil dan Lebih Melengkung
Seperti dilansir dari GSMarena, Selasa (6/1/2015), bagian belakang ponsel ini mempunyai lengkungan beradius 650mm yang diklaim LG memudahkannya untuk dipegang atau ditaruh di dalam kantong. Dan hadir dengan ukuran lebih kecil.

LG G Flex2 ini mempunyai layar berukuran 5,5 inci dengan resolusi full HD. Dengan layar pelindung buatan sendiri yang diklaim 20% lebih tahan  banting dibanding Gorilla Glass 3.

Dilengkapi spesifikasi yang mumpuni dengan menggunakan chip prosesor Snapdragon 810 dikawinkan dengan RAM 2GB serta opsi memori internal 16GB dan 32GB. Mempunyai dukungan konektivitas 4G LTE berkecepatan hingga 300 Mbps.

Dibekali dengan kamera 13MP dengan dual LED flash berteknologi OIS+ serta Laser Auto Focus. Sementara kamera sekunder 2.1MP mendukung fitur Gesture Shot, bisa untuk pengambilan gambar cukup dengan gerakan tangan. 

Teknologi self healing back cover juga turut disematkan, dimana lebih cepat dibandingkan pendahulunya, hanya butuh waktu 10 detik pada saat ditaruh di suhu ruangan.

Wednesday, February 25, 2015

Lenovo Hadirkan Smartphone Selfie di CES 2015

Lenovo turut serta meramaikan ajang Consumer Electronic Show (CES) 2015 di Las Vegas, dengan merilis smartphone selfie terbarunya yakni Vibe X2 Pro.
Lenovo Hadirkan Smartphone Selfie di CES 2015
Ponsel pintar asal Negeri Tirai Bambu ini, hadir dengan fitur kamera depan sebesar 13MP, diperuntukkan bagi pecinta selfie. Fitur dengan resolusi setajam itu dapat menghasilkan foto selfie setara dengan hasil jepretan kamera utamanya.

Dilansir dari Cnet, Selasa (6/1/2015), sekilas desain Vibe X2 Pro mirip dengan Vibe X2 generasi sebelumnya. Namun khusus untuk seri ini sudah dibekali kamera mumpuni, ukuran layar lebih besar, dan spesifikasi lebih kuat dan cepat.

Memiliki layar membentang 5,3 inci dengan resolusi (1080piksel), kerapatan 416 piksel per inci. Smartphone ini telah tersemat operation system (OS) Android 4.4 KitKat.

Dapur pacunya sendiri, menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 615, RAM 2GB, 64-bit berlari di kecepatan 1,5 GHz, dan sudah mendukung jaringan konektivitas 4G-LTE (Long Term Evolution).

Selain memiliki keunggulan pada kamera depan, Lenovo juga melengkapi Vibe X2 Pro dengan Selfie Flash Extention, sebuah LED Flash portabel yang dapat dipasang pada port audio.

Friday, February 20, 2015

NOKIA 215 Meluncur Dibanderol Rp360 Ribu

Pangsa pasar handphone murah tak terkecuali dibidik oleh Microsoft, terbukti dengan meluncurkan Nokia 215. Fungsi untama handphone ini dikhususkan untuk mereka yang suka menggunakan internet.
NOKIA 215 Meluncur Dibanderol Rp360 Ribu
Seperti dilansir dari Microsoft, Rabu (7/1/2015), Nokia 215 dibanderol dengan harga murah yaitu USD29 atau sekitar Rp360 ribu. Lebih murah dari Nokia 220 yang mempunya harga USD39. Tersedia versi single SIM serta dual SIM card serta mempunyai baterai tahan lama.

Harganya yang murah tentunya tak ada spesifikasi unggulan. Koneksi internetnya saja menggunakan konektivitas 2G. Hanya saja pihak Microsoft tampilan modern pada ponsel ini. Mempunyai layar 2,4 inci dan tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni hijau, putih serta hitam. 

Ini merupakan ide Microsoft untuk memenuhi kebutuhan pengguna di kelas low end yang butuh online di internet. Dalam handphone sudah terinstal aplikasi seperti Facebook dan Messenger, lengkap dengan notifikasi instan. Fitur lainnya yang sudah terinstal pada ponsel ini juga adalah Opera mini, search engine Bing serta Twitter.

Handphone murah ini rencanannya akan tersedia di kawasan Timur Tengah, Asia, Afrika serta Eropa pada kuartal ini. Tunggu saja.

Sunday, February 15, 2015

Samsung Laporkan Laba Usaha Anjlok 37%

Laporan pendapatan Samsung Electronics kuartal keempat (Q4) 2014 menunjukkan penurunan laba usaha 37%.

Dilansir dari Cnet, Kamis (8/1/2015), kondisi ini disebabkan tingginya persaingan di duniasmartphone. Samsung memperkirakan laba operasional sebesar 5,2 triliun won (USD4,7 miliar atau sekitar Rp59,88 triliun). 
Samsung Laporkan Laba Usaha Anjlok 37%

Samsung juga memperkirakan penjualan mengalami penurunan sekitar 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menjadi 52 triliun won (USD47 miliar atau senilai Rp598,8 triliun). 

Raksasa elektronik asal Korea Selatan (Korsel) ini memprediksi pada kuartal berikutnya pun masih mengalami penurunan laba usaha. Jika benar-benar terjadi, maka akan menjadi recorddalam lima kuartal berturut-turut.

Diperkirakan analis, faktor penyebab utama adalah anjloknya bisnis mobile mencapai 74% pada kuartal ketiga dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Pengiriman smartphone Samsung biasanya menjadi andalan perusahaan, sebesar dua per tiga dari total laba usaha perusahaan, kini dikuasai pasar berkembang dengan vendor handset murah, seperti Xiaomi dan Huawei.

Tidak hanya di pasar negara berkembang, Samsung juga mengalami persaingan ketat dengan Apple di kelas high-end. Terutama sejak September lalu Apple meluncurkan dua iPhone dengan layar lebih besar, yang kini bersaing dengan layar besar Samsung.

Meskipun angka pangsa pasar untuk kuartal keempat belum tersedia, pangsa Samsung dari pasar smartphone global pada kuartal ketiga menyusut dari 32,1% menjadi 24,4% berdasarkan periode sama di tahun sebelumnya, seperti yang dilaporkan perusahaan riset Gartner bulan lalu.

Apel berada di posisi ketiga, diikuti oleh para pembuat smartphone berbasis di China Huawei dan Xiaomi.

Tuesday, February 10, 2015

iPhone 6 Dongkrak Pangsa Pasar Smartphone OS

Peluncuran iPhone 6 membantu Apple meningkatkan pangsa pasar smartphoneOS di delapan negara. 

Dikutip dari Pcworld, Kamis (8/1/2015), selama tiga bulan terakhir pada November 2014, pangsa pasar iOS tumbuh di AS, Jerman, Inggris, China, Perancis, Australia, Italia dan Spanyol. 

Menurut laporan dari perusahaan riset Comtech Kantar Worldpanel, penjualan lemah hanya terjadi di salah satu negara yang disurvei, yakni Jepang. Saham Apple turun 15,3 poin. 

Meskipun begitu, penurunan ini bukan karena kurangnya minat pada iPhone 6, yang mulai dijual secara global September lalu. Operator Jepang NTT DoCoMo mulai membawa iPhone pada 2013, sehingga mendorong penjualan iPhone kala itu. 
iPhone 6 Dongkrak Pangsa Pasar Smartphone OS
Di AS, iPhone 6 adalah smartphone terlaris selama periode survei, yakni mengambil pangsa 19 persen dari penjualan smartphone yang ada. Lebih dari setengah, yakni sebanyak 57% penjualan iPhone, dihasilkan Verizon dan AT&T.

Meskipun begitu, Android tetap menjadi mobile OS dominan secara global. Namun pangsa pasarnya menurun di Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa, dibandingkan dengan periode yang sama pada 2013. 

Di AS, pangsa pasar Android adalah 48,4%, turun dari 50,4%. Penjualan di Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol dan Italia, lima negara terbesar di Eropa, secara kolektif turun 3,2 poin. Bahkan dengan penurunan ini, Android masih menjadi mobile OS terkemuka di lima negara, dengan memegang pangsa pasar 69,9%.

Sebuah titik terang bagi Android adalah China. Di negara itu, Android mencapai pangsa pasar 80,4%. Tingginya pangsa pasar tersebut didorong berbagai pembuat ponsel China yang membangun perangkat OS. 

Produsen elektronik China Xiaomi mengambil bagian sebesar 30,2% dari total ponsel Android yang dijual selama periode survei. Angka ini menggambarkan peningkatan dari 18% dibandingkan periode sama tahun lalu. Sedangkan pangsa pasar iPhone di China mencapai 18,1%, yang berarti meningkat 1,1%.

Menurut Kantar, tingkat penetrasi smartphone adalah 65% di lima negara terbesar di Eropa dan 58% di AS.